Saturday, December 8, 2012

10 Gereja Terindah dan Termegah di Indonesia

Kali ini aku akan mem-posting ttg 10 gereja terindah di Indonesia. Well, ini tugas yg sulit. Soalnya walaupun sebagian besar populasinya adalah umat Muslim, trnyta terdapat banyak bgt gereja tua yg indah di Indonesia (termasuk di Solo ada gereja St. Antonius, google it!). Alhasil beberapa gereja yg terpaksa ku-mampatin dlm satu nomor hehehe. Ini dia top ten gereja terindah di Indonesia! 
1. Katedral Jakarta
Nama resminya cukup panjang yaitu, “Gereja Santa Maria Pelindung Diangkat ke Surga”. Hufh, belum bahasa Belandanya, “De Kerk van Onze Lieve Vrouwe ten Hemelopneming”. Buseeet. Gereja ini dibangun pada tahun 1810 dengan ciri arsitektur neo-gotik. Eit, istilah gotik bkn cuma milik kaum emo lho. Gotik sebenarnya adl suatu gaya arsitektur abad pertengahan yg berasal dr Eropa. Gereja katedral yang kita kenal saat ini sebenarnya hasil renovasi, sebab gereja ini sempat mengalami dua kali musibah, yaitu terbakar pada tahun 1826 dan sempat roboh pada tahun 1890. Belum lagi pada tahun 2000, gereja ini menjadi target serangan bom Natal.
Inilah bagian dalam gereja saat sedang berlangsung misa.
Di Jakarta memang terdapat banyak gereja tua. Maklum lah, Batavia kan dulu ibu kota Hindia Belanda, jadi banyak bangsa Belanda bermukim di sini. Selain Katedral, ada juga gereja Imanuel bergaya arsitektur klasik. Gereja ini selesai dibangun pada tahun 1839.


2. Katedral Bogor
Nggak jauh dari Jakarta, alias di Bogor (Buitenzorg nama Belandanya dulu), terdapat Katedral Bogor. Gereja yang nama resminya adalah Katedral Santa Perawan Maria ini dibangun pada tahun 1896.
Nggak jauh lagi dari Bogor, yaitu di Bandung, kita akan menemukan Katedral Santo Petrus. Gereja ini dibangun pada tahun 1921 dengan gaya arsitektur neo-gotik.

3. Gereja Merah, Kediri
Siapa sangka kota yang terletak di jantung Jawa Timur ini menyimpan sebuah gereja tua yang berarsitektur gotik? Gereja bernama asli GPIB Imannuel ini didirikan pada tahun 1904 dan pada awalnya berwarna putih gading. Setelah bangunan ini dicat merah pada tahun 2005 silam, barulah gereja ini mendapat julukan gereja merah. Uniknya, gereja ini menyimpan injil berbahasa Belanda buatan 1867.

4. Gereja Blenduk, Semarang
Nah, kl ada yg nggak kenal gereja ini kebangetan! Soalnya gereja ini sgt terkenal seantero tanah air, bahkan mjd ikon kota Semarang. Nama resminya adalah gereja GPIB Imanuel. Gereja ini mendapatkan namanya dari kubah besarnya yang bulat (atau “mblendhuk” dalam bahasa Jawa). Gereja ini Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah dan dibangun pada 1753. Desainnya berbentuk heksagonal (bersegi delapan) dan memiliki dua menara yang baru ditambahkan pada tahun 1894. Seperti inilah bagian interiornya.
Gereja ini terdapat di kawasan kota tua Semarang yang disesaki dengan bangunan-bangunan tua yang artistik. Di daerah Kota Lama (tak jauh dr Stasiun Tawang) juga terdapat Gereja Katolik Santo Yusuf atau sering disebut dengan gereja Gedangan yang diresmikan pada tahun 1875. 

5. Gereja Mojowarno, Jombang
Hah, Jombang? Nggak salah? Jombang nggak hanya terkenal sama Ryan-nya lho. Percaya atau tidak, di kecamatan Mojowarno, Jombang berdiri salah satu gereja protestan tertua di Indonesia, yaitu GKJW Mojowarno yang berdiri pada tahun 1881. Daerah Mojowarno juga memiliki populasi umat Kristen terbanyak di Jombang.
6. Gereja Kepanjen, Surabaya
Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria atau lebih dikenal dengan nama Gereja Kepanjen didirikan pada tahun 1815 di Surabaya. Gereja ini nampak berbeda karena eksterior dinding batu bata merahnya. Gereja ini kl anak muda skrg blg, gotik beut.
Dan ini kaca patrinya yang indah terlihat dari dalam gereja. 

7. Gereja Kayu Tangan, Malang
Gereja Kayu Tangan terletak di tengah sejuknya kota Malang dan dibangun pada tahun 1906, sedangkan kedua menaranya baru ditambahkan pada tahun 1930.

Selain gereja Kayu Tangan, masih ada lagi gereja berarsitektur neo-gotik lainnya di Malang, yaitu GPIB Imanuel yang didirikan pada tahun 1861. uniknya, gereja ini sangat berdekatan letaknya dengan Masjid Jami, sehingga pelaksanaan sholat ied pun dilakukan di dekat gereja ini. Wah, kerukunan antarumat beragama di Malang benar2 patut diacungi jempol! 

8. Gereja Maria Annai Valengkani, Medan
Sekilas dilihat, bangunan ini memang nampak seperti kuil Hindu, namun sesungguhnya ini adalah gereja. Tak heran, sebab pendirinya adalah seorang pastur dari India bernama James Barathaputra S.J. Gereja ini tergolong baru karena diresmikan pada tahun 2001. Kata “Annai” pada nama gereja ini berarti “bunda”, sedangkan Valengkani adalah nama sebuah desa di India. 
9. Katedral Larantuka, Flores
Wilayah Larantuka memang dikenal memiliki populasi umat Katolik yang cukup besar seperti tetangganya, Timor Leste. Nama resmi gereja ini adalah Katedral Reinha Rosari. Pada saat pertama diresmikan pada tahun 1862, gereja ini hanya berdindingkan anyaman bambu dan atap dari rumput ilalang. Well, seperti yang sudah bisa kita duga, bangunan ini akhirnya habis dilalap si jago merah, tepatnya pada tahun 1901. Bangunan gereja yang berdinding batu bata seperti sekarang baru selesai pada tahun 1909.

Di Flores terdapat pula gereja Sikka yang cantik ini. Gereja ini dibangun pada tahun 1899 dengan dinding yang dilukis dengan motif tenun ikat khas Flores.

10. Katedral Manado
Gereja ini disebut-sebut sebagai gereja termegah di Indonesia Timur. Gereja dengan nama resmi Katedral Hati Tersuci Maria ini memang masih baru diresmikan tahun 2010 lalu untuk menggantikan katedral lama yang bangunannya dinilai sudah lapuk dan tidak memadai kebutuhan umat lagi. Gereja ini memiliki ciri arsitektur eklektik alias campuran dari 3 gaya arsitektur, yaitu Byzantium, Romanesque, dan Gotik. Ciri khasnya tentu saja kubah yang meniru gereja-gereja di Roma. Pembangunannya dimulai sejak tahun 2003 dan memakan biaya hingga 8 miliar.

No comments:

Post a Comment